• Jalan Raya Peninjauan Narmada
  • (0370) 671312
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Pengumuman
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
288 dilihat       05 Agustus 2025

Imbas Kasus Beras Bohongan, Penjualan di Pasar Tradisional Meningkat

Kasus pemalsuan dan pengoplosan beras yang mencuat belakangan ini justru membawa berkah bagi pedagang beras di pasar tradisional. Banyak konsumen yang kini beralih dari ritel modern ke pasar untuk memastikan sendiri kualitas beras yang mereka beli.
Pantauan CNBC Indonesia di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Senin (4/8/2025), menunjukkan peningkatan aktivitas pembelian beras. Pedagang seperti Yanto dan Rahmat mengaku penjualan mereka meningkat karena masyarakat merasa lebih percaya membeli beras langsung dari pasar tradisional, di mana kualitas bisa dicek langsung, dibandingkan beras kemasan bermerek dari ritel modern yang tengah tersandung kasus pemalsuan.
Menurut Yanto, konsumen kini lebih waspada dan memilih beras dengan melihat langsung bentuk fisiknya. Kasus yang ramai dibicarakan bukan sekadar soal beras oplosan, tapi pemalsuan mutu, yakni beras medium yang dijual dengan label premium. Hal ini merugikan konsumen karena kualitas nasi yang dihasilkan berbeda.
Meskipun permintaan meningkat, harga beras di pasar tradisional terpantau stabil. Beras premium dijual Rp17.000–Rp19.000/kg, sementara beras medium berada di kisaran Rp15.000–Rp16.000/kg.
Sementara itu, Bareskrim Polri bersama Satgas Pangan terus menyelidiki dugaan perdagangan beras tak sesuai mutu. Dari 212 merek yang ditelusuri, ditemukan 52 produsen premium dan 15 produsen medium, dengan 5 merek terbukti tidak memenuhi standar mutu berdasarkan hasil uji laboratorium.

Prev Next

- BSIP NTB


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    ICARE Competitive Grant Kreatif 2026 Dibuka!
    08 Jan 2026 - By BSIP NTB
  • Thumb
    Purna Bakti Bukan Akhir Pengabdian, Pelepasan Sabar Untung, SP dan Moh. Rasyid Ridho
    06 Jan 2026 - By BSIP NTB
  • Thumb
    BRMP NTB Resmi ditingkatkan Menjadi Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian
    06 Jan 2026 - By BSIP NTB
  • Thumb
    Kepala BRMP NTB mengucapkan Selamat Datang Penyuluh Pertanian Kementan
    06 Jan 2026 - By BSIP NTB
  • Thumb
    BRMP NTB GELAR RAPAT KOORDINASI STRATEGI PERCEPATAN PENCAPAIAN SWASEMBADA PANGAN DI KABUPATEN BIMA
    21 Des 2025 - By BSIP NTB

tags

Badan Standardisasi Instrumen Pertanian

Kontak

(0370) 671312
(0370) 671620
[email protected]

Jalan Raya Peninjauan Narmada
Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat
Indonesia
83371

Website: https://ntb.brmp.pertanian.go.id
No. WA: 0818535002

© 2025 - 2026 Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Nusa Tenggara Barat. All Right Reserved